Menjadi Bukti

Kata orang, cinta itu perlukah tenaga, Dalam menilai tiap-tiap bicara, Adakah benar ke hadapan tepati, Atau cuma pelengkap rasa terkini? Mulai saat ini, ada satu azamku, Yakni berhati-hati penuh soal cinta, Kerana yang terpateri mungkin di sini, Padahal dibuat tertawa yang di sana. Selain berjaga-jaga rapi itu, Aku juga ingin mengharap timbal balik, Antara kudratContinue reading “Menjadi Bukti”

Jika Pilihan Itu Bukan Aku

Kesedaranku amat jelas tak terhitung, Tentang kedudukanku sebagai manusia, Yang hanya dagang di sekeliling kita, Tanpa membawa tawaran seindahmu. Sering kali aku berkira-kira, Bagai ahli matematik aku dihanyut, Tentang jangkaan penerimaanmu, Adakah akan aku diberi perhatian? Ditertawakan malah direndah-rendahkan, Tatkala penzahiran niatku memilikimu, Bahkan semua itu daripadaku sendiri! Malang sungguh menjadi aku ini. Aku berharapContinue reading “Jika Pilihan Itu Bukan Aku”

Dunia dan Keangkuhannya

Mungkin kali yang kesekian berapa ini, Perhitunganku salah lagi, Dalam menilai dunia dan keangkuhannya, Membuatkan aku terpaku menatap langit. Bicaralah ikhlas apa juga dimahukan, Aku hanya percaya satu dipinta, Bagaimana baik kamu mungkin tidak dikira, Hanya kesempatan diundang, tidak kamu dipilih. Terduduk di sini aku memikirkan khilafku, Antara berusaha mengejar kehendakku, Dengan terus menyepi hirauanContinue reading “Dunia dan Keangkuhannya”