Luka yang Belum Sembuh

Aku tahu amat payah meneka hati kita,
Di saat dua-duanya baru melecur luka.
Boleh jadi sembuh itu cepat sempurna,
Bahkan mungkin lukanya memparah lagi.

Perlukah untuk kita menerangkan lagi?
Di saat kedua-duanya sudah mengerti,
Perih, pedih, khianat dan meracunnya cinta.
Sedia hati menjadi saksi gagalnya bahagia.

Melangkah pergi jauh tunggalnya pilihan.
Meninggalkan kesan langsung tiada endahan.
Diharap sanggup menunggu dan bertahan,
Membenar luka yang dicalit, kian membaik.

Ya, kita mengalah.

S.H. XVII-II-MMXXI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *