Membuka Pintu Ketenangan

Pada tanggal inilah yang kupilih,
Sebagai masa sesuai mengungkap cinta,
Yang pernah dikuburkan dan dihidupkan,
Walau dikenal benar dalam jiwamu.

Sengaja aku jeratkan kekuatan ini,
Demi membuktikan kepanjangan rasa aku,
Terhadapmu yang tidak pernah berkurang,
Walau sejuta alasan kubentangkan.

Namun, kujuga mengamati jelas dirimu,
Yang pada hematku, tidak bersedia,
Tidak diketahui sebab kehairanan,
Mungkin sebenarnya tiada sekelumit rasa.

Di bahtera kehirauan aku layarkan warkah ini,
Agar diketahui niatku yang kupendam ini,
Tetapi jika belum lagi sudi bertatah tinggi,
Kuikrar tekad terus mengikat hati.

Sebagai lelaki yang berdiri teguh di sisimu,
Aku berjanji untuk terus ada walau di mana,
Kerana yakinku jalan inilah yang dipandu,
Oleh kehendak alam yang kita penuhi.

Kuingin membuka pintu ketenangan ini,
     Namun, jika belum kesudian menjelma,
     Apa salahnya aku berehat di perhentian sementara?

Selamat hari Palindrome!
22 Februari 2022, 22022022
S.H. XXII-II-MMXXII 

Kuingin membuka pintu ketenangan ini,

Namun, jika belum kesudian menjelma,

Apa salahnya aku berehat di perhentian sementara?

S.H. XXII-II-MMXXII

Gambar foto oleh Matthias Jlt di Unsplash

Leave a Comment

Your email address will not be published.