Terima Kasih!

Saat nurani sunyi,
aku bertanya Sang Hati
Rindukah aku padanya?
Atau sekadar teringat penatnya.

Saat jiwa rasa kacau,
aku berinterogasi kalbu ini.
Sayangkah aku padanya?
Mungkinkah aku tersilap?

Saat Tuhan menguji dengan perih,
baru aku sedar, betapa angkuhnya di sini.
Memandangnya enteng tidak bererti,
acuh tak acuh khidmat ditaruh.

Sesal aku tiada dayanya lagi.
Mampukah aku membalasnya?
Tak tertahan mata berderai,
melihat dia di kamar itu.

Sambil menunggu selesai,
hanya kalimah ini kumampu katakan,
kepada dia yang bersusah hadapi segalanya
Terima kasih!

S.H. V-II-MMXXI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *